Halaman

    Social Items

Pada bahasan sebelumnya kita sudah membahas Debunk Video Flatearth101 ke 2 yang berjudul "Bisnis Triliunan Dolar", sekarang saya akan menjawab argumen argumen flat earth di video ke 3 mereka yang berjudul "Kebohongan Sains Modern"
1. NASA masih menggunakan perhitungan kuno (Siklus Saros) untuk memprediksi gerhana matahari.
Bagi awam pernyataan ini akan terasa meyakinkan terlebih penambahan gambar langsung dari halaman resmi NASA pada videonya dan membuat seolah olah NASA adalah badan yang bodoh dan tidak mampu membuat perhitungannya sendiri, tapi pernyataan ini akan terdengan konyol bagi mereka yang mengetahui apa itu Siklus Saros sebenarnya.

Pada kenyataannya siklus saros adalah "Siklus Waktu" kapan terjadinya gerhana yang disusun oleh Edmund Halley (1656-1742) dan siklus ini cuma bisa meramalkan kapan terjadinya sebuah gerhana, tidak beserta tempatnya. Nyatanya sekarang NASA berhasil memprediksi kapan dan dimana akan terjadi gerhana, misal pada gerhana matahari total di Indonesia lalu. Nice Try Flat Earth.

http://www.astronoo.com/en/articles/eclipse-saros-cycle.html

2. Bintang Utara sebagai poros kubah selestial.
Flat Earth menampilkan time lapse bintang yang menunjukan 1 bintang yang tidak bergerak disebut north star (bintang utara) mereka mengatakan bahwa bintang utara itu sebagai poros atau puncak dari kubah selestial yang menutupi bumi datar, kalau logikannya berarti bintang utara harusnya berada tepat diatas kita dan harusnya cuma ada 1 puncak yang boleh ada di desain kubah selestial bumi datar.

Ternyata saya menemukan video time lapse lainnya yang menampilkan bintang utara tidak berada di puncak, seperti pada time lapse video yang berjudul Startrail Timelapse Compilation - Nevada Night. Anda bisa langsung skip ke menit 1:30
https://www.youtube.com/watch?v=oLd1gpVa5TY

atau 2 buah puncak selestial yang ada pada video ini yang berjudul Planetary Panoramas - 360 Degree Night-Sky Time-Lapse by Vincent Brady, Music by Brandon McCoy. Anda bisa langsung skip ke 0:13 - 0:26
https://www.youtube.com/watch?v=azJaOQAGTJo

3. Peta bumi datar adalah peta bumi yang asli
Argumen ini sudah saya debunk di pembahasan kita part pertama

4.Galileo gagal membuktikan heliosentris
Flat Earth mengatakan bahwa Galileo gagal membuktikan Heliosentris melalui metode pengamatan memanfaatkan Parallax yang pada kasus ini dalam skala bintang, mereka mengatakan Galileo mengamati bintang, pada kenyataannya Galileo tidak menggunakan bintang sebagai percobaan pengamatan melainkan planet venus terhadap matahari, galileo mengamati pergerakan revolusi matahari yang ternyata membuktikan bahwa Heliosentris itu fakta.

Tim yang menginvestigasi pendapat Galileo juga tidak melakukan pengecekan dengan metode ilmiah melainkan mencocokkan apakah pendapat Galileo itu sesuai dengan Bible atau tidak.

The matter was investigated by the Roman Inquisition in 1615, which concluded that heliocentrism was "foolish and absurd in philosophy, and formally heretical since it explicitly contradicts in many places the sense of Holy Scripture

5. Tantangan Flat Earth membuktikan gravitasi dengan benda
Selain memberikan tantangan berikut Flat Earth juga memberikan beberapa pertanyaan antara lain
1. Kenapa air laut tertahan bumi sedangkan balon gas terbang?
2. Gravitasi tidak berlaku di air, kenapa?

Pertanyaan dan tantangan Flat Earth ini akan saya jawab di seri 4 nanti.

6. Medan magnetik penyebab terjadinya revolusi planet dan satelit
Disana mereka banyak mengankat quotes yang katanya dari Nikola Tesla, tapi apa benar Tesla pernah berkata seperti itu? jika anda mencari sumber quotes tersebut yang anda temukan adalah sumber dari "Flat Earthers" tidak ada pihak netral yang mengkonfirmasi kalau Tesla pernah mengatakan seperti yang anda lihat di video flat earth.

Selain quotes palsu, juga ada quotes yang "dibelokkan" dari apa yang sebenarnya dimaksud tesla,
The stars are attached to the firmament
Quote tesla diatas yang benar adalah
 Though free to think and act, we are held together, like the stars in the firmament, with ties inseparable. These ties cannot be seen, but we can feel them
 kata firmament ini diartikan oleh flat earth sebagai "kubah selestial" padahal artinya adalah "cakrawala", atau lengkung langit, maksud lengkung langit disini bukan kubah selestial tetapi jangkauan pandangan kita dalam melihat langit yang seakan akan melengkung atau bisa diartikan sebagai langit saja.

Jika elektromagnetik menggantikan posisi gravitasi pada model bumi datar pertanyaannya elektromegnetik jenis apa yang bisa menarik kayu dan daun jatuh ke bumi? kalau flat earth tidak bisa menjelaskannya maka elektromagnetik tidak punya alasan untuk dapat menggantikan gravitasi sebagai penyebab benda benda jatuh ke bumi. Seperti perkataan flat earth di videonya "apabila dasarnya salah maka semua turunan pendapat tersebut runtuh"


Flat Earth Debunked [3]

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya yang tentang Flat Earth Debunked, kali ini saya akan membahas video kedua Flat Earth yang yang berjudul "Flat Earth 02: BISNIS TRILIUN DOLAR" video dari youtube sudah saya sertakan dibawah, jadi mari kita bahas satu persatu argumennya.

1. Google Maps tidak menggunakan satelit

Video Flat Earth kedua ini mengutip pernyataan dari Google mengenai fitur MyLocation dari Google tidak menggunakan satelit melainkan hanya melalui tower sinyal telepon. ya "tidak menggunakan" lebih tepatnya tidak menggunakan secara langsung. Tetapi di video justru penonton diarahkan ke klaim kalau satelit tidak pernah ada.

GPS bekerja menggunakan sejumlah satelit yang beroperasi secara bersamaan, diperlukan minimal 3 satelit untuk menemukan lokasi pengguna secara pasti. Masing - masing dari 3 satelit ini akan menghitung jaraknya dengan pengguna serta menemukan lokasinya relatif terhadap satelit lainnya (trilateration). Jarak satelit dan pengguna dihitung dengan menghitung perbedaan waktu sampainya sinyal (TDOA; Time Difference of Arrival). Satelit akan mengirimkan data kepada pengguna, dan handphone pengguna akan mengirimkan balik data tersebut ke satelit. Data ini bergerak dengan kecepatan cahaya sehingga tidak sampai secara instan, satelit menghitung perbedaan waktu dari data dikirimkan sampai ketika data diterima kembali.


Berbeda dengan LBS, LBS tidak secara langsung menghitung jarak dari menara ke pengguna, melainkan menghitung jarak antara 3 buah menara yang berada di dalam sebuah sektor. Menara - menara BTS yang ada membentuk sektor sektor yang membentuk segi enam. menara pengguna mendistribusikan paket paket informasi ke perangkat perangkat yang anda gunakan sehari hari.

2. Minyak bumi tidak berasal dari fosil dan jumlahnya sangat banyak.

Dalam video kedua Flat earthers memberikan argumen yang membuat sebagian besar flat earthers awam lainnya percaya akan hal ini, yaitu "fosil dinosaurus dan tumbuhan cuma berkisar sedalam 2 km, sedangkan untuk mencari minyak bumi diperlukan pengeboran sedalam lebih kurang 10 km". Lagi lagi mereka membawa "Elit global" dan sang "satu persen penduduk" sebagai kambing hitam dibelakangnya, yang bahkan kita sama sama tidak tahu dan tidak memiliki bukti atas keberadaannya terbatas cuma pada spekulasi, dan konspirasi.

Minyak bumi yang berada pada kedalaman 10 kilometer tersebut pada kenyataannya memang dihasilkan dari sisa sisa makhluk hidup yang pernah hidup dahulu sekali, kenapa bisa sampai sedalam itu karena minyak bumi tidak berasal dari fosil dinosauru, para flat earthers yang menggiring opini kita pada pernyataan "minyak bumi dari fosil dinosaurus". Sisa sisa makhluk hidup bakal minyak bumi tersebut pada awalnya tidak berada pada kedalaman 10 kilometer tersebut tapi lebih dangkal daripada itu, kenapa bisa sampai berada pada kedalaman 10 kilometer? jawabannya adalah karena cara pembentukannya yang mewajibkannya untuk jauh lebih dalam.

Sisa sisa makhluk hidup yang telah mati tadi biasanya berada di danau, laut dalam dan sebagainya, sisa sisa makhluk hidup yang bisa menjadi minyak bumi adalah yang lebih dulu terendapkan ke dasar daripada proses pembusukan tubuh makhluk hidup itu sendiri, semakin terendapkan fosil tersebut semakin dalam karena tekanan dari atas dan aktivitas tektonik, itulah yang menyebabkan minyak bumi berada sangat dalam dibawah lautan.

3. Roket tidak pernah terbang lurus ke atas.

Didalam video argumen ini digunakan untuk memperkuat pendapat kalau "satelit tidak pernah ada". Pada dasarnya roket yang "terlihat" terbang melengkung tersebut tetap terbang lurus kearah "atas" tapi kita yang berada di bumilah yang bergerak menjauhi roket yang sedang terbang lurus "keatas"lah yang sedang menjauhi bumi.

Seperti ketika anda melemparkan benda "keluar" mobil, benda tersebut terlihat terbang melengkung menjauhi mobil pada kenyataannya benda tersebut lurus dan kitalah yang bergerak menjauhi mobil. Perspektif pengamatlah yang menyebabkan roket terlihat terbang "tidak lurus keatas" justru melengkung.

Bahkan ada atau tidak adanya satelit pun tidak membuktikan bentuk bumi apakah berbentuk bulat atau datar, bahkan jika bumi berbentuk segitiga atau trapesium sekalipun,

Itulah beberapa argumen argumen utama yang dibahas oleh Flatearthers pada video keduanya di youtube, untuk Debunk video ketiganya akan segera mungkin saya rampungkan.

Next Update : Flat Earth Debunked 3 "Kebohongan Sains Modern" [Soon]

Flat Earth Debunked [2]

Selain Pokemon GO sekarang yang lagi naik daun itu Flat Earth Theory, ya orang orang yang yakin bahwa sebenarnya kalau bumi itu datar. Terdengar konyol memang karna kalian kalian berpikir cara pemikiran mereka seperti orang orang sebelum renaisans. Tapi ini benar benar terjadi dan mereka
yang sekarang datang dengan lusinan argumen yang lumayan sulit untuk dibantah dan membuat mind blowing, lebih lengkapnya simak video berikut



  1. "Peta bumi datar adalah dasar pembuatan peta bumi globe" 
Peta bumi datarnya FE (Flat Earth) bukan seperti peta yang sering kita temukan di atlas dengan kutub utara di bagian atas dan kutub selatan di bagian bawah. Melainkan berbentuk lingkaran (bukan globe) yang berpusat pada kutub utara dan kutub selatan mengelilinginya.
Ilustrasi pembuatan peta oleh Al-Biruni

Temuan tertua dari peta tersebut tercatat dimiliki oleh bangsa Yunani kuno, selanjutnya Al-Biruni tercatat juga memproyeksikan peta bumi globe menjadi datar pada abad ke-11. Al-Biruni memproyeksikan peta bumi globe ke peta bumi datar.
Selain itu satu hal yang sangat sulit untuk diwujudkan apabila peta bumi datar "dikonversi" menjadi peta bumi bulat, misalnya anda ingin membungkus sebuah bola menggunakan sebuah kertas, bagaimana jadinya? apa kertas tersebut membungkus permukaan bola dengan sempurna? ketika anda ingin membungkus bola dengan menggunakan kertas datar yang terjadi adalah seperti gambar dibawah ini, ada bagian yang "terlipat" di banyak tempat.

satu satunya cara untuk membungkus permukaan bola dengan sempurna adalah menghilangkan beberapa bagian kertas dengan membentuk pola mengikuti permukaan bola, tapi kenyataanya tidak ada satu daerahpun dari peta bumi datar yang dihilangkan dalam peta bumi globe

2. Tidak ada penerbangan yang melewati Antartika & Penerbangan dalam peta bumi globe tidak masuk akal.

Gambar 2
Gambar 1
Ya, sangat jarang memang penerbangan yang melintas diatas antartika dikarenakan cuaca ekstrim dan sulit diprediksi yang sangat berbahaya jika dilalui oleh pesawat, tapi ada penerbangan yang sangat tidak masuk akal jika direpesentasikan ke peta flat earth yang ada diatas, seperti pada penerbangan berikut ini

Dubai - Melbourne flight EK406
Garis ungu dalam gambar 1 adalah rute asli dari penerbangan Dubai - Melbourne, sedangkan garis hitam digambar 1 adalah rute terpendek jika diaplikasikan pada peta bumi datar (lihat gambar 2)
Gambar 3

Sedangkan jika rute asli penerbangan EK406 diaplikasikan pada bumi globe hasilnya hampir mendekati garis lurus (gambar 3). Hal ini membuktikan bahwa tidak ada yang salah dari rute penerbangan pada peta bumi globe.





3. Ada ribuan satelit di luar angkasa kenapa kita tidak pernah melihat satupun?
Pada kanyataanya ada beberapa jenis satelit yang bisa kita lihat bahkan dengan mata telanjang jika tahu dimana dan kapan harus melihat, contohnya satelit ISS. Kesulitan untuk melihat satelit terletak pada satelit itu sendiri, karena satelit tidak memancarkan cahaya, juga ukuran satelit yang sangat sangat kecil dibandingkan bintang yang sangat besar dan memancarkan cahaya sendiri.

Sebagai perbandingan adalah satelit ISS yang dapat dilihat walaupun tidak mudah, untuk melihat ISS sendiri anda harus mengetahui Kapan dan Dimana anda harus melihat satelit itu sendiri, waktu untuk melihatnya pun tidak bisa sembarangan, cuaca juga bisa menjadi halangan untuk melihat satelit ISS yang berukuran sebesar lapangan American Football dan berada di orbit rendah, apalagi satelit yang lebih kecil daripada ISS dan lebih jauh.

Jika anda bertanya ada ratusan bahkan ribuan satelit bumi seperti Boscha dan yang lainnya kenapa mereka juga tidak pernah melihat satelit dari sana, mungkin lebih tepatnya mereka tidak mau, apa untungnya melihat benda yang sulit untuk dilihat dan tidak ada manfaatnya ketimbang mencari planet planet baru dan meneliti bintang dan yang lainnya?

4. Semua gambar bumi mengenai Satelit dan Bumi adalah hasil rekayasa.
ISS HD Earth Viewing Experiment [Live].

Source :
https://www.metabunk.org/flat-earth-theory-debunked-by-short-flights-qf27-qf28-from-australia-to-south-america.t6483/
http://www.spaceanswers.com/astronomy/how-many-manmade-satellites-can-you-see-with-the-naked-eye/
http://www.space.com/6870-spot-satellites.html
many more

UPDATE : FLAT EARTH DEBUNKED 2

Flat Earth Debunked [1]

Rocket

Rp250.000,-   Rocket SEKALI INSTALL DI BLOGSPOT RATUSAN PRODUK SIAP HASILKAN UANG Senjata Para Pebisnis Affiliate TAHUKAH ANDA BAHWA - Siapa...

Subscribe Our Newsletter