Halaman

    Social Items

Geografi itu apa sih? Inilah 36 definisi geografi menurut berbagai ahli.
Seminar dan lokakarya yang dilaksanakan di Jurusan Geografi, FKIP, IKIP Semarang kerjasama dengan IGI tahun 1988: Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan, kewilayahan dalam konteks keruangan.
Depdikbud. 1989, menyatakan bahwa:Geografi merupakan suatu ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.
Wikipedia :Geografi adalah ilmu tentang lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi.
Kosa kata bahasa Indonesia: Geografi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari lukisan tentang bumi. 
UNESCO (1956) mendefinisikan geografi sebagai: 1. satu agen sintesis; 2. satu kajian perhubungan ruang; 3. sains dalam penggunaan tanah.
Inilah 36 Definisi Geografi Menurut Ahli
Eropa dari atas langit, pic: http://www.oxbridgeapplications.com/
Prof. Bintarto: Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di muka bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi baik yang fisikal maupun yang menyangkut mahkluk hidup beserta permasalahannya, melalui pendekatan keruangan, ekologikal dan regional untuk kepentingan program, proses dan keberhasilan pembangunan.
I Made Sandy: Geografi adalah ilmu yang berusaha menemukan dan memahami persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan yang ada dalam ruang muka bumi.
Drs. N. Daldjoeni: Geografi yaitu uraian tentang bumi dengan segenap isinya yakni manusia ditambah dengan dunia hewan dan dunia tumbuh-tumbuhan
Setiyono, Herioso. 1996, menyatakan bahwa:Geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya dan merujuk pada pola persebaran horisontal dipermukaan bumi.
Mustofa, Bisri. 2007, menyatakan bahwa:Geografi merupakan ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, faquna serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.
Harstone tokoh geografi Amerika dalam buku pengantar Filssafat geografi: Geografi adalah sebuah ilmu yang menampilkan relitas deferensiasi muka bumi seperti apa adanya,tidak hanya dalam arti perbedaan – perbedaan dalam hal tertentu, tetapi juga dalam arti kombinasi keseluruhan fenomena di setiap tempat, yang berbeda dari keadaanya di tempat lain.
Jhon alexander: Geografi merupakan disiplin ilmu yang menganalisis variasi keruangan dalam veriabel kawasan-kawsandan hubungan antar variabel – variabel keruangan.
Lobeck 1939: Geografi adalah suatu studi tentang hubungan – hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya.

Ferdinand von Richthoven 1833 – 1905: Geografi adalah ilmu yang mempelajari gejala dan sifat pemukaan bumi dan penduduknya, disusun menurut letaknya, menerangkan baik tentang terdapatnya gejala – gejala dan sifat – sifat itu.
Claudius Ptolemous Abad ke – 2: Geografi dalah suatu penyajian dengan peta dan sebagian pemukaan bumi yang menunjukkan kenampakan umum yang terdapat padanya
Preston E James berpendapat bahwa, "Geografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan" karena banyak bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing-masing.
Ullman (1954), "Geografi adalah interaksi antar ruang".
Paul Claval (1976) berpendapat bahwa 'Geografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan'.
Erastothenes : geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi.
Ellsworth Hunthington: memandang manusia sebagai figur yang pasif sehingga hidupnya dipengaruhi oleh alam sekitarnya.
John Mackinder (1861-1947) seorang pakar geografi memberi definisi geografi sebagai satu kajian mengenai kaitan antara manusia dengan alam sekitarnya.
Ekblaw dan Mulkerne mengemukakan, bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni dan tempat rekreasi yang kita nikmati
Preston E. James mengemukakan geografi berkaitan dengan sistem keruangan, ruang yang menempati permukaan bumi. Geografi selalu berkaitan dengan hubungan timbal balik antara manusia dan habitatnyaØ
Maurice Le Lannou (1959 )mengemukakan bahwa objek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi.
Barlow : Geografi adalah ilmu yang mempelajari proses- proses yang berhubungan dengan lingkungan dan gejala- gejala serta pola- pola terkait yang dibahas.
Ferdinand Von Richthoven (1833) Ilmu Bumi ialah ilmu yang mempelajari gejala-gejala dan sifat permukaan bumi, serta penduduknya disusun menurut letaknya dan terdapat berbarengan dan timbal balik dari sifat-sifat serta gejala-gejala tersebut.Ø 
Carl Ritter: Semua gejala dan bentuk-bentuk alam dengan umat manusia mengorganisasikannya dalam suatu kerangka dasar asosiasi geografi yang khas tentang tanah dan manusia pada permukaan bumi.
M.Yeates: Suatu Ilmu yang memperhatikan perkembangan rasional dari berbagai sifat (beraneka musim) dipermukaan bumi.
P Hagget, R. Hartshorne, Geografi berkepentingan untuk memberikan deskripsi yang teliti, beraturan dan rasional tentang sifat variabel di permukaan bumiØ

John F. Kelars & John D. Nystven, Geography as the study of man-environment system from the view point of spatial relationship and spatial processes. 
Tm L. McKnight Geography is a board and integerating disclipine that bring together important aspect of both physical and social sciences as well as on the humanities.
Robert A. Harper The study geography in term of location and spaces on the earth and they have made much use of quantitative methods and computer.
Jan O. M. Broek Geography is knowledge of land and people and their interrelations.
Vidal de la Blanche Geography in the science of places, concerned with qualities and potentialities of countries.
Frank Dabenham Geography is for everyone and that is full of interest at every stage and that it is practical subject.
Agnas Setiawan: Geografi adalah ilmu yang mempelajari karakteristik wilayah di permukaan bumi beserta faktor pembentuk wilayah tersebut. Baca juga: Konsep Geografi

Inilah 36 Definisi Geografi Menurut Ahli

Jika kalian belajar geografi maka hal pertama yang pasti terpikirkan adalah menghapal negara, sungai, gunung api, danau atau lainnya. Memang benar pada dasarnya geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi. Tapi apakah hanya sebatas menghapal lokasi lalu selesai?. Untuk ukuran anak SD atau SMP mungkin pemahaman geografi hanya sampai level tersebut.
Jauh menyelam ke dalam geografi, ilmu ini bukan hanya sebatas untuk mengetahui tempat saja. Ada berbagai macam pertanyaan lagi yang harus diselesaikan, contohnya jika kamu bertanya tentang negara Islandia maka pertanyaannya akan sangat banyak. Baca juga: Profil Negara Islandia, Gunung Api di Tengah Atlantik.

1. Dimana lokasi Islandia?
2. Mengapa Islandia berada di tengah Samudera Atlantik?
3. Bagaimana kondisi geografis dan kependudukan negara tersebut?
4. Mengapa negara tersebut banyak terdapat gunung api?
5. dll
Geografi Bukan Hanya Sekedar Menghapal Tempat
DT Dieng, pic:http://www.embunpagitours.com/
Tentu jawabannya bisa menjadi satu makalah atau buku. Geografi mendeskripsikan perihal suatu lokasi dan karakteristiknya. Masih banyak anggapan yang menganggap geografi masih kalah mentereng dari ilmu lainnya padahal ilmu itu bukan dilihat dari prestige nya tapi sejauhmana kebermanfaatannya bagi umat manusia, bukan?
Berbagai macam persoalan dalam tatanan ruang permukaan bumi kini semakin kompleks. Kemacetan, pencemaran lingkungan, kriminalitas dan lainnya. Semua ilmu termasuk geografi harus terus berperan dalam mengatasi hal tersebut. Kalian tentu tahu kan Majalah atau Siaran National Geographic. Negara maju (Amerika) jauh berkembang pesat dalam menjadikan ilmu geografi sebagai "brand" dan menjadi salah satu siaran ilmu pengetahuan yang sangat bagus. Jadi beruntunglah keluarga yang berlangganan TV Kabel karena bisa menonton acara tersebut. 
Jadi geografi adalah ilmu yang sangat komperhensif dan membutuhkan kajian mendalam dalam memahami lokasi. Baca juga: Jadi Surveyor Geologi, gaji besar, Mau?

Geografi Bukan Hanya Sekedar Menghapal Tempat

Baru-baru ini sebuah fenomena heboh terjadi lagi di dunia maya yang tentu menjadi viral di kalangan masyarakat. Sejak jaman dahulu, guru kita di sekolah mengajarkan bahwa Bumi itu bentuknya bulat berkat konsep Galileo. Tapi pada sejarahnya, Konsep Bumi Datar adalah konsep awal sebelum Bumi Bulat. Kali ini muncul lagi suatu berita yang menampilkan fakta bahwa Bumi itu bukan buat alias datar. Lalu mana yang benar?Datar atau Bulat?. Kalau saya milih tahu bulat aja, sarebuan digoreng hangat, nyoy.
Flat Earth, Apakah Memang Dunia Ini Hanya Ilusi Konspirasi Penjajahan Pikiran
Apakah Bumi itu Datar?, pic:http://opinions.clovisstar.com
Terus terang setelah melihat video tersebut, memang ada berbagai pertanyaan muncul tentang kebenaran tersebut. Kalau memang bumi datar lantas ujungnya dimana?. Kita sebagai manusia sudah diberikan akal dan pikiran untuk dapat memecahkan segala persoalan di bumi. Masalahnya otak manusia yang luar biasa diciptakan Tuhan ini hanya dimanfaatkan kecanggihannya oleh segelintir manusia saja yang pada akhirnya menciptakan kasta itu sendiri yaitu manusia pencipta dan pengontrol manusia atau manusia konsumen produk. Di saat masyarakat barat berlomba melakukan riset, menciptakan produk, maka masyarakat dunia ketiga hanya menonton dan menunggu ikan dilempar saja.

Sumber kebenaran sejati adalah Al Quran dan Sunnah dan dibuktikan realitanya lewat riset sains. Jadi saat ini memang di mana-mana, lebih memilih mencari pembenaran daripada kebenaran itu sendiri tentu demi alasan masing-masing.
Mengenai konsep bumi itu apakah bulat atau datar atau segitiga, tentu bagi kalangan masyarakat apalagi Indonesia hanya sekedar bahan bacaan sesaat saja. Pikir kita, "masa bodo ah, emang gue pikirin mau bulat, datar, segitiga terserah?", "mendingan gue mikirin gimana cari duit buat makan bini isteri?". 

Jadi pada akhirnya kita setiap hari pergi ke sekolah mencari ilmu tapi kita akhirnya dijajah sendiri oleh ilmu sendiri. Sains adalah senjata utama saat ini dan lupakan bom nuklir. Lewat penelitian, kemudian pembuktian yang disepakati kalangan ilmuwan, publish di jurnal, maka produk baru sudah bisa dinikmati tanpa kita tahu kebenarannya. Daripada pusing baca tulisan saya, mendingan lihat aja video tentang Bumi itu Datar yang jadi viral beberapa waktu ini. Silahkan berpendapat masing-masing, kalau perlu riset sekalian.

Flat Earth, Apakah Memang Dunia Ini Hanya Ilusi Konspirasi Penjajahan Pikiran

Salah satu materi geografi di semester awal untuk tingkat SMA adalah tentang konsep geografi. Untuk memahami materi ini memang harus berulang-ulang. Konsep geografi itu adalah suatu istilah yang didalamnya mengandung makna geografis. Kalau dalam matematika kan ada konsep bilangan genap, logaritma, persamaan kuadrat dan lainnya. Nah kalau di geografi ada konsep lokasi, jarak dan lainnya. Untuk lebih memahami tentang konsep geografi ini silahkan baca juga artikel berikut: Konsep Geografi IGI, Konsep Geografi Amerika.
Di Ujian Nasional SMA, soal konsep geografi pasti muncul di halaman pertama. Nah sebenarnya untuk memahami konsep geografi ini, siswa harus bisa membuat kalimat yang di dalamnya mengandung salah satu konsep geografi dari 10 konsep geografi IGI. Memang dibutuhkan kejelian untuk menemukan kata kunci yang tepat sesuai dengan konsep yang paling mendekati. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan beberapa soal di bawah ini.
Contoh Soal Konsep Geografi dan Jawabannya
Jarak terbagi dua http://www.ezyshine.com/
1. Indonesia terletak diantara 6 LU - 11 LS dan 96 BT - 141 BT. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah........
Jawabannya tentu adalah konsep lokasi absolut, mengapa?. Karena dalam kalimat di atas sudah jelas kuncinya ada di pernyataan angka koordinat.
2. Rumah saya berada dekat stasiun kereta tapi jauh ke terminal bis sedangkan rumah pacar saya dekat dengan terminal bis tapi jauh ke stasiun kereta. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah........
Jawabannya adalah konsep lokasi relatif, mengapa?. Karena di atas menunjukan posisi relatif dua objek, yaitu kalau rumah saya dekat stasiun tapi jauh ke terminal sedangkan rumah pacar saya sebaliknya jauh ke stasiun tapi dekat ke terminal bis.
3. Indonesia terletak diantara 6 LU - 11 LS dan 96 BT - 141 BT dan berada diantara dua samudera yaitu Hindia dan Pasifik. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep lokasi saja, mengapa?. Karena di sana ada dua pernyataan yaitu tentang letak koordinat dan letak berdasarkan samudera.
4. Bom-Bom menempuh perjalanan dari rumah ke sekolah sejauh 100 km setiap harinya. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep jarak absolut, mengapa?. Karena kuncinya ada angka 100 km yang menyatakan besaran angka jarak.
5. Para pemudik lebih lebih memilih menggunakan jalur selatan dibanding jalur pantura karena waktu tempuhnya lebih singkat menuju Jawa Tengah yaitu sekitar 4 jam dibanding lewat pantura yang bisa mencapai 8 jam. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep jarak relatif karena tercantum angka waktu tempuh di sana.
6. Desa Cibadak berada di daerah pegunungan sehingga pemukimannya relatif menyebar. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep pola, mengapa?. Karena di sana kuncinya ada pada pernyataan pemukiman menyebar. Hal tersebut menandakan sebuah pola.Contoh lainnya tentang pola, lihat 2 soal di bawah ini:

7. Sungai Yangtze mengalir di daerah patahan sehingga bentuknya bercabang siku-siku atau rectangularKonsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep pola karena di sana ada kata "bentuknya bercabang siku-siku atau rectangular". Itu menyatakan suatu pola aliran sungai.
8. Iklim di Indonesia dipengaruhi oleh angin monsun. Angin monsun barat berhembus dari Januari hingga Agustus sedangkan angin Monsun Timur bergerak dari September hingga Desember. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep pola, karena ada kalimat yang menandakan dua pola pergerakan arah angin.
9. Kota Bandung berada pada wilayah perbukitan dengan topografi rata-rata 500 mdpl. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep morfologi, karena di sana ada kata "perbukitan" yang menunjukkan morfologi atau bentuk fisik wilayah.
10. Suku Anak Dalam menghuni wilayah Taman Nasional Kerinci. Untuk mencapai lokasi tersebut harus melewati jalanan hutan berbatu dan sempitKonsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep keterjangkauan. Karena di sana ada kata kunci "melewati jalanan hutan berbatu dan sempit". Itu menyatakan asksesibilitas atau keterjangkauan suatu lokasi.
11. Kota Jogjakarta memiliki kebudayaan yang khas sehingga menjadi lokasi tujuan wisata lokal dan mancanegara. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep nilai guna, karena kata kuncinya kota Jogja menjadi tujuan wisata. 
12. Tumbuhan paku cocok hidup di daerah pegunungan dengan suhu rendah sedangkan kaktus hidup di daerah gurun yang suhu nya relatif tinggi. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep diferensiasi area, karena ada dua hal (lokasi) yang diperbandingkan.
13. Kota Kudus banyak memiliki kebun tembakau sehingga pabrik rokok besar banyak didirikan di daerah tersebut. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep aglomerasi karena ada pernyataan "banyak di didirikan di...." menunjukkan suatu pemusatan aktivitas, dalam hal ini pabrik.
14. Kecamatan Jetis banyak didominasi oleh wilayah pesawahan sehingga masyarakatnya sebagian besar berprofesi sebagai petani. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah konsep asosiasi karena ada kaitan antara "pesawahan dengan aktivitas penduduk".
15. Indonesia terletak di pertemuan 3 lempeng aktif sehingga wilayahnya banyak terdapat gunung api aktif. Konsep geografi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah.......
Jawabannya adalah asosiasi, karena ada kaitan antara "lokasi geologi dengan penyebaran gunung api".

Itulah contoh soal konsep geografi beserta penjelasannya. Kalau masih bingung silahkan tulis di komentar saja. 

Contoh Soal Konsep Geografi dan Jawabannya

Pengertian Konsep Geografi Itu Apa?- Masih bingung mempelajari konsep geografi?. Geografi pada dasarnya mempelajari semua gejala dan fenomena dalam ruang baik yang bersifat alamiah maupun sosial. Gejala dan fenomena tersebut, nyata ada dalam kehidupan sebagai hasil perpaduan aspek fisikal dan kehidupan itu sendiri. Realita tersebut akan membentuk pola abstrak dalam pemikiran kita. Gambaran abstrak suatu gejala atau fenomena nyata tersebut dikenal dengan konsep. Konsep mengandung sejumlah ide yang dapat dikembangkan sesuai dengan tingkat pengetahuan dan pemahaman orang yang menginterpretasinya. Konsep yang mengandung makna geografis disebut dengan konsep geografi. 
Ada banyak ahli yang mengemukakan konsep geografi. Menurut National Council for Geographic Education and The Association of American Geographers (1984). Konsep tersebut adalah lokasi (location), tempat (place), hubungan timbal balik (relationship within place), gerakan (movement) dan perwilayahan (regionalization).

1. Lokasi (location)
Lokasi adalah konsep geografi terpenting, karena lokasi dapat menunjukkan posisi suatu tempat, benda atau gejala di permukaan bumi. Lokasi dapat menjawab pertanyaan di mana (where) dan mengapa di sana (why is it there) tidak di tempat lain. Dalam kehidupan sehari-hari,  kita selalu berhubungan denga faktor lokasi, seperti seorang anak selalu kita tanya di mana sekolah ?, di mana rumah?, di mana pasar?, di mana bekerja? dan sebagainya. Jawaban tersebut biasanya berlanjut dengan pertanyaan sebelah mana?, jauhkah dari sini?, naik kendaraan apa?, dan berapa lama kalau jalan kaki, kalau naik sepeda atau angkutan kota?. Jawaban pertanyaan tersebut tentu saja akan berbeda, dan akan terkait lokasi baik lokasi absolut dan lokasi relatif.
Lokasi adalah posisi suatu tempat, benda, peristiwa atau gejala di permukaan   bumi   dalam   hubungannya   dengan   tempat,   benda,  gejala, peristiwa lain. Ada dua komponen lokasi yaitu arah dan jarak. Arah menujukkan   posisi  suatu  tempat dibandingkan   dengan tempat  lain, sedangkan jarak adalah ukurannya jauh atau dekatnya dua benda/gejala tersebut. Arah suatu tempat bersifat relatif, demikian pula dengan jarak relative. Arah dan jarak akan menentukkan intensitas hubungan dua tempat. Ada dua macam lokasi yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut adalah posisi sesuatu berdasarkan koordinat garis lintang dan garis bujur. Lokasi absolut ini mutlak adanya dan dapat dipercaya karena massa daratan relatif tetap, perubahannya kecil sekali dan berlaku umum di seluruh dunia. Melalui lokasi absolut dapat diketahui jarak dan arah suatu tempat ke tempat lain di permukaan bumi. Selain itu lokasi absolute, dengan bantuan garis lintang dapat menggambarkan kondisi iklim suatu daerah, berarti dapat diperkirakan kehidupan tumbuhan, hewan dan penduduknya secara lebih rinci. Garis bujur akan mempengaruhi perbedaan waktu, berarti dengan mengetahui posisi suatu tempat menurut garis bujur akan  tahu kapan  suatu  aktivitas  maksimal  dilaksanakan,  dan  kapan  secara  efektif hubungan antar dua tempat dapat terjalin.
Lokasi relatif adalah posisi sesuatu berdasarkan kondisi dan situasi daerah sekitarnya. Kondisi dan situasi di sini dapat berupa kondisi fisik, sosial, ekonomi, budaya dan keberadaan transportasi dengan daerah sekitarnya. Melalui lokasi relatif dapat diketahui posisi suatu tempat secara local, nasional dan global. Lokasi relative dapat mengungkapkan ciri suatu tempat secara lebih luas dan bagaimana hubungan serta pola gerakannya. Dalam mengaplikasikan lokasi sering disebut dengan lokasi secara geografis.

2. Tempat (place)
Tempat dapat mencerminkan karakter fisik dan sosial suatu daerah. Suatu tempat dibentuk oleh karakter fisik (seperti iklim, jenis tanah, tata air, morofologi, flora dan fauna) dan manusia yang hidup di dalamnya (seperti jumlah penduduk, kepadatan, perkembangan penduduk, pendidikan, pendapatan dan kebudayaanya). Nama tempat dapat mencerminkan kondisi atau identitas suatu daerah secara spesifik. Nama tempat sesuai dengan konsensus seperti gunung, teluk, selat, danau dan sebagainya. Kalau kita menyebut nama gunung atau teluk sudah terbayangkan bagaimana kondisi alam manusianya. Tempat juga dapat mencerminkan kondisi umum berdasarkan prinsip kesamaan fisik atau manusianya, seperti gurun, plato, dataran, pertanian hortikultura, perkebunan, hutan, pedesaan, metropolitan dan sebagainya. Tempat dapat diformulasikan untuk memberikan suatu pengertian tentang bentuk lahan dan aktivitas manusia di permukaan bumi, seperti Bandung, Jakarta, Cilegon, Tasikmalaya, Biak dan sebagainya.  Suatu tempat juga dapat dibedakan dari lainnya dari segi ideologi, agama, bahasa dan aktivitas politik. Tempat dapat menunjukkan Brandimage atau sense of place
Dalam mengkaji suatu tempat kita dapat melihatnya dari dua aspek yaitu site dan situasi. Site berkenaan dengan kondisi internal suatu tempat atau daerah, seperti iklimnya, keadaan tanah, topografi, penduduknya dan segala sumberdaya yang terkandung di dalamnya. Situasi adalah kondisi eksternal suatu tempat, atau kondisi suatu tempat bila dbandingkan dengan daerah lainnya.
Contoh Bandung, mempunyai kondisi internal iklimnya sejuk, morfologi dataran tinggi, jenis tanah vulkanis, kehidupan flora dan fauna tertentu  jumlah  penduduk,  kepadatan,  mata pencaharian, perkembangan penduduk, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kebudayaannya tertentu  pula yang berbeda dengan daerah lain seperti Bogor, Jakarta, Tasik, Surabaya dan sebagainya. Kondisi eksternal Bandung, berarti kita melihat fungsi dan peranan Bandung bagi daerah sekitarnya mulai dari yang paling sekat sampai yang terjauh, seperti heartlandnya Bandung Raya, Ibukota Jawa Barat, sampai perannya dalam Konferensi Asia Afrika. Melalui tempat, dapat dilihat perannya dan fungsinya baik secara local, regional, nasional maupun global (internasional).

3. Hubungan timbal balik (interelationship)
Setiap gejala di permukaan bumi ini, pada dasarnya adalah hasil hubungan timbal balik antara berbagai faktor. Hubungan ini dapat berupa antarfaktor fisik, faktor fisik dengan manusia dan antarfaktor manusia. Contoh hubungan antarfaktor fisik : ketinggian tempat dengan iklim mikro; kemiringan lereng dengan erosi; kesuburan lahan dengan jenis batuan; ketersediaan air tanah dengan curah hujan, jenis tanah, vegetasi penutup lahan, kemiringan lereng dengan organisme hidup di atas lahan. Hubungan antara faktor fisik dengan manusia, pemusatan penduduk di daerah subur dan dataran; kesuburan lahan dan iklim dengan jenis usaha tani; bentuk lahan dengan pola jalan. Contoh hubungan antara faktor manusia, manusia adalah individu yang serba tergantung terhadap individu lain, tidak ada manusia yang dapt hidup dan memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri penuh; ketergantungan ini tercermin dari adanya masyarakat, perdagangan, transportasi, komunikasi, berbagai organisasi sosial, politik, kebudayaan dan sebagainya.
Manusia selalu bersifat dinamis, baik dilihat dari jumlahnya maupun kualitasnya.  Melalui penguasaan  ilmu  dan  teknologi  itu  manusia   dapat beradaptasi dengan alam, dan berusaha merubah atau memodifikasi alam agar menjadi tempat yang sesuai dengan hidupnya. Perbuatan manusia itu menimbulkan berbagai dampak, baik dampak positif maupun negatif, baik yang dikehendaki maupun tidak dikehendaki. Seperti penggundulan hutan dapat menimbulkan banjir, industri dapat menimbulkan pencemaran udara, tanah dan air; penggalian tambang yang berlebihan dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Dampak tersebut termasuk dampak negatif yang tidak dikehendaki. Contoh dampak positif yang dikehendaki misalnya irigasi untuk pengairan pertanian, industri dapat meningkatkan daya dukung lahan; pemanfaatan sinar matahari untuk sumber energi dan pertanian (greenhouse).

4. Gerakan (movement)
Setiap gejala di permukaan bumi mengalami gerakan. Gerakan  objek atau gejala yang tampak jelas misalnya gerakan awan, air mengalir, angin, batuan dan tanah oleh manusia, gerakan barang, orang melakukan kerja, gerakan arus laut oleh angin dan sebagainya. Gerakan yang tidak tampak misalnya gerakan panas dari lintang rendah (ekuator) ke lintang tinggi, gerakan informasi, ide atau gagasan. Gerakan ini menunjukkan adanya interaksi antara satu objek dengan objek lain, antara satu tempat ke tempat lain.
Gerakan ini menjadi kajian geografi untuk dapat memahami bagaiman latar belakang terjadinya suatu gejala atau fenomena di permukaan bumi dan dampaknya terhadap gejala atau fenomena lain. Contoh terjadinya berbagai macam usaha tani sebagai akibat dari adnya perbedaan iklim; perbedaan iklim disebabkan oleh adanya sirkulasi udara secara global di atmosfer. Tinggi rendahnya permukaan bumi akibat adanya gerakan   lempeng   benua   dan samudera;   gerakan   lempeng   jua  dapat menyebabkan terjadinya gunung api, lipatan, patahan, gempa dan runtuhan. Perbedaan biodata laut disebabkan oleh gerakan arys laut akibat perbedaan suhu dan kedalaman. Tumbuhan bergerak secara alami misalnya oleh air dan angin atau hasil campur tangan manusia.
Migrasi penduduk (pic:http://images.indianexpress.com/)
Gerakan manusia tampak jelas dari semakin padatnya jalur transportasi dan komunikasi yang menghubungkan berbagai tempat di permukaan bumi. Adanya globalisasi peradaban dunia merupakan suatu bukti kemajuan di bidang transportasi dan komunikasi, sehingga dunia demikian transparan, faktor jarak dan waktu bukan lagi masalah. Setiap hari bahkan setiap menit orang dapat berkomunikasi dengan tempat lain di  dunia. Dalam skala besar, perdagangan internasional menunjukkan bahwa tidak ada negara yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Dalam bidang-bidang tertentu satu sama lain saling ketergantungan.
Geografi melalui geografi transportasi, membantu menjelaskan berbagai pola gerakan fisik manusia, gagasan dan barang, penjalaran atau difusi dari teknologi transportasi. Berbagai sistem transportasi dianalisis perkembangannya dan dampaknya, memberikan berbagai alternatif rute- rute transportasi agar lebih efisien. Menganalisis pengaruh dan peranan transportasi bagi kehidupan manusia, faktor-faktor geografis apa yang mendukung dan menghambat perkembangan transportasi dan komunikasi.

5. Pewilayahan (Regionalisasi)
Tema yang paling mendasar dari studi geografi adalah region, adapun kajian utamanya adalah berbagai bentuk region dan perubahannya. Regionalisasi pada dasarnya adalah pengumpulan, mengelompokkan, pengklasifikasian karakter atau identitas tertentu, dan membedakan atau menyisihkannya  dari  karakter  yang  berbeda.  Regionalisasi pada dasarnya mendeliniasi daerah yang mempunyai karakter sama dan memisahkannya dari karakter yang berbeda. Dengan regionalisasi maka permukaan bumi menunjukkan persamaan dan perbedaan tempat. Persamaan dan perbedaan dapat berupa karakteristik aspek fisik (seperti iklim, morfologi, jenis tanah, kehidupan fauna dan flora), aspek manusia (ras, budaya, agama idiologi, agama dan sebagainya), atau gambungan antara keduanya (pertanian, in dustri perkotaan, pedesaan).
Dengan adanyanya persamaan dan perbedaan tersebut, terjalin hubungan, kerjasama dan gerakan. Contoh OPEC, ASEAN, PBB, UNI EROPA adalah kumpulan negara yang dibentuk karena merasa adanya persamaan, sedangkan hubungan perdagangan, gerakan orang atau ide berbagai tempat dipermukaan bumi dapat disebabkan oleh adanya perbedaan potensi antarwilayah. Karena itu pula maka Hervey mendefinisikan geografi  sebagai “.. is concerned with the description and explanation of the areal differentiation of the earth surface” (Harvey, 1969). Sumber: Geografi Dalam Perspektif Keilmuan dan Pendidikan di Persekolahan. Enok Maryani

Itulah lima pengertian konsep geografi menurut Asosiasi Geograf Amerika. Adapun konsep geografi lainnya yaitu dikemukakan oleh Ikatan Geograf Indonesia. Selebihnya silahkan baca: Konsep Geografi IGI

Pengertian Konsep Geografi Itu Apa?

Apakah anda merasa harga tanah dan properti saat ini sangat melambung tinggi?. Bila anda merasa demikian berarti anda masih normal karena di masa sekarang
ini lahan dan transportasi adalah bagian penting yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Baik tata guna lahan dan jaringan transportasi merupakan bagian dari sistem keruangan yang dipengaruhi faktor eksternal. Setiap komponen dari kedua variabel tadi terus berkembang karena perubahan teknologi, kebijakan, ekonomi, demografi dan bahkan budaya. Hasilnya adalah interaksi antara tata guna lahan dengan jaringan transportasi selalu dikontrol oleh keputusan yang dibuat warga, pemilik properti dan pemerintah. Hal inilah yang membuat terjadinya evolusi tata ruang kota. Ada fenomena dimana dahulu ada sebuah lahan yang harganya sangat murah dan masuk kategori lahan tidur namun setelah jaringan jalan memotong wilayah tersebut maka harga lahan akan naik berkali-kali lipat dan fungsinya lambat laun berubah menjadi pabrik, pemukiman, pertokoan atau lainnya. Itulah dinamika wilayah perkotaan yang dihadapi saat ini. Lalu faktor-faktor apa yang memengaruhi dinamika perkotaan saat ini?. Inilah penjelasannya:
1. Tata Guna Lahan. Inilah komponen yang paling stabil dalam dinamika perkotaan. Dampak utama dari perubahan tata guna lahan adalah fungsinya sebagai penggerak dan penarik terjadinya mobilitas. Perubahan tata guna lahan memicu lonjakan harga sewa dan harga jual sehingga lahan kini menjadi salah satu bagian dari investasi jangka panjang yang menggiurkan apalagi bila lokasinya strategis.
2. Jaringan Transportasi. Transportasi juga memainkan peranan penting dalam dinamika perkotaan karena jaringan transportasi dibangun untuk jangka panjang.  Di berbaga belahan bumi dapat dijumpai berbagai stasiun atau terminal yang dibangun ratusan tahun lalu dan hingga kini masih beroperasi. Kontribusi utama transportasi dalam perkotaan adalah sebagai penyedia aksesibilitas penduduk. Perubahan dalam jaringan transportasi akan memengaruhi terhadap aksesibilitas dan pergerakan penduduk. 
3. Mobilitas. Perubahan fisik kota memicu gerakan-gerakan penduduk di daerah tersebut baik secara vertikal maupun horisontal. Penduduk kini lebih sering pergi ke pusat kota karena jalan yang baik dan tersedianya angkutan umum. Mobilitas juga akan membawa hal-hal baru dari daerah lain untuk masuk ke wilayah kota. Hal baru tersebut dapat berupa budaya, modal, maupun variabel lainnya.
4. Pekerja. Sebuah kota tentunya banyak dibangun untuk pusat-pusat bisnis, pendidikan, jasa hingga pemerintahan. Hal tersebut akan berdampak pada besarnya permintaan tenaga kerja ke kota tersebut. Fenomena komuter adalah salah satu hasil dari dinamika perkotaan seperti Jakarta.
5. Penduduk dan Perumahan. Daerah pemukiman adalah sumber pekerja dan berfungsi sebagai penggerak. Perbedaan tingkat pendapatan dan stratifikasi kerja juga biasanya akan memengaruhi terhadap unit lokasi pemukiman setiap penduduk sehingga akan menghasilkan stratifikasi perumahan kota misalnya adanya perumahan real estate bagi kaum ultra kaya sedangkan kaum dibawah rata-rata bermukim di rumah susun.


Pembangunan Properti Bagian dari Dinamika Kota

Sumber dan Gambar:
diolah dari berbagai referensi
disini

Faktor Dinamika Perkotaan

Perencanaan pembangunan wilayah merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan regional di dunia khususnya Indonesia. Hakikat pembangunan nasional termasuk pengembangan wilayah
adalah memacu pertumbuhan wilayah, dan menyebarkannya (growth with equality) secara merata sehingga dapat tercapai kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan sosial. Berikut ini beberapa teori pertumbuhan wilayah dalam sejarah perkembangannya.
1. Teori Resources Endowment
Teori ini dikemukakan oleh Harver Perloff dan Lowdon W. J (1961) dalam tulisannya Natural Resources Endowment and Regional Economic Growth. Mereka menjelaskan bahwa perkembangan wilayah di Amerika Serikat berlangsung dalam 3 tahap yaitu 1) Tahap Pertanian, 2) Tahap Pertambangan, dan 3) Tahap Pelayanan Jasa. Pertumbuhan wilayah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sumber daya dan kemampuan memproduksinya untuk keperluan nasional dan ekspor. Kegiatan ekspor akan memperluas permintaan dan efek multiplier yang berpengaruh pada dinamika wilayah. Ciri sumber daya yang baik adalah 1) mensupport produksi nasional, 2) memiliki efek backward dan forward linkage yang luas, 3) efek multiplier yaitu kemampuan meningkatkan permintaan produksi barang dan jasa wilayah.
2. Teori Export Base (Economic Base)
Teori ini dikembangkan oleh Douglass C. North pada 1964 dan merupakan perluasan dari Teori Resources Endowment. Teori ini mengatakan bahwa sektor ekspor berperan penting dalam pertumbuhan wilayah karena sektor ekspor dapat memberikan kontribusi penting tidak hanya kepada ekonomi wilayah tapi juga ekonomi nasional. Wilayah dengan tingkat permintaan yang tinggi akan menarik investasi dan tenaga kerja. Syarat utama bagi pengembangan teori ini adalah sistem wilayah terbuka, adanya aliran barang, modal, teknologi antar wilayah dan wilayah dengan negara lain.
3. Teori Pertumbuhan Neoklasik
Teori ini dikemukakan oleh Harry W Richardson (1973) dan bukunya Regional Economic Growth. Teori ini mengatakan bahwa pertumbuhan wilayah tergantung pada tiga faktor yaitu tenaga kerja, ketersediaan modal dan kemajuan teknologi. Selain faktor tadi, teori ini menekankan pentingnya perpindahan (mobilitas) faktor produksi, terutama tenaga kerja dan modal antar wilayah dana antar negara. Pola pergerakan ini memungkinkan terciptanya keseimbangan pertumbuhan antar wilayah.
4. Teori Baru Pertumbuhan Wilayah
Teori ini percaya pada kekuatan teknologi dan inovasi sebagai faktor dominan pertumbuhan wilayah. Kuncinya adalah investasi dalam pengembangan sumber daya manusia dan research and development. Teknologi yang tinggi dan inovasi  yang didukung sumber daya manusia yang berkualitas adalah syarat meningkatkan pertumbuhan wilayah.

Kesimpulannya adalah faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi dikelompokkan menjadi dua bagian besar yaitu:
1. Faktor Ekonomi, meliputi sumber daya alam, akumulasi modal dan kemajuan teknologi.
2. Faktor non Ekonomi, meliputi faktor sosial seperti pendidikan budaya, faktor manusia dan faktor politik dan administrasi.

5. Teori Pertumbuhan Wilayah Perspektif Geografi
Pertumbuhan wilayah dipengaruhi oleh faktor internal wilayah dan faktor eksternal.
a. Unsur internal (intraregional) terdiri dari sumber daya alam, sejarah, lokasi, agen perubahan dan pengambilan kebijakan.
b. Unsur eksternal (interregional) terdiri atas interelasi dengan wilayah lain dan posisi wilayah tersebut terhadap wilayah lain.



Sumber dan Gambar:
diolah dari berbagai referensi

Teori Pertumbuhan Wilayah

Apakah anda sedang mempelajari tentang geografi regional Amerika Serikat?. Jika iya mungkin sedikit info berikut mungkin
dapat membantu anda. Iklim pada hakikatnya adalah pola keadaan cuaca dari hari ke hari dalam satu periode yang berlangsung beberapa tahun. Iklim adalah hasil interaksi sejumlah unsur yang berbeda dan yang paling penting diantaranya adalah suhu dan curah hujan. Pola-pola iklim adalah hasil interaksi tiga kendali geografik. Pertama adalah garis lintang. Bumi tegak pada porosnya mengacu pada bidang datar tempat orbit bumi mengelilingi matahari. Pada saat berevolusi, mula-mula belahan bumi utara dan kemudian belahan bumi selatan dikenai cahaya langsung matahari. Selama musim panas di belahan utara, lokasi-lokasi yang garis iintangnya lebih tinggi mengalami siang yang lebih panjang. dan tempat yang sangat jauh di utara mengalami siang terus-menerus. Waktu siang hari selama bulan-bulan musim dingin lebih pendek di tempat yang garis lintangnya tinggi sedangkan di tempat yang jauh ke selatan mengalami siang yang lama dan menerima panas matahari langsung lebih besar karena dekat wilayah ekuator.
Kendali kedua adalah didasarkan pada hubungan antara tanah dan air. Tanah cenderung lebih cepat panas dan lebih cepat dingin dibanding air. Ada suatu kecenderungan yang disebut sifat benua (continentality): tempat-tempat yang jauh dari kawasan luas penuh air mengalami perubahan suhu musiman yang lebih besar. Sebagian dari wilayah Great Plains bagian utara mengalami kisaran suhu tahunan mendekati 65 derajat Celcius, di beberapa lokasi tercatat perbedaan suhu tahunan sampai 100 derajat Celcius (dari 50 derajat sampai minus 50 derajat Celcius).
Efek sebaliknya terjadi pada daerah sekitar laut khususnya di pantai bagian barat benua di wilayah garis lintang tengah. Di tempat ini kisaran suhunya lebih kecil akibat pengaruh laut. Perbedaan suhu musim panas dengan musim dingin sangat kurang dirasa karena pergerakan angin barat dari arah lautan. Arus laut vertikal dan arus laut horisontal mengurangi perubahan musiman pada suhu permukaan air. Suhu air yang moderat menahan perubahan suhu dalam massa udara di atas permukaan air tersebut. Kedekatan dengan sejumlah besar massa air juga cenderung berpengaruh positif terhadap curah hujan, daerah pantai umumnya lebih banyak menerima hujan. Faktornya jelas sejumlah besar massa air menghasilkan evaporasi yang lebih tinggi sehingga meningkatkan jumlah uap air di atmosfer dan nantinya meningkatkan kemungkinan munculnya awan hujan. Namun ada pengecualian dari aturan ini misalnya pantai gersang di bagian California dan di garis Pantai Arctic di Alaska.
Pengaruh utama geografis yang ketiga adalah topografi karena berkaitan dengan ketinggian dan temperatur. Daerah dataran tinggi cenderung lebih sejuk daripada dataran rendah. Daerah paling tinggi curah hujannya di Amerika Utara adalah di sepanjang Pantai Pasifik dan Oregon hingga bagian selatan Alaska. Curah hujan rata-rata di daerah ini mencapai lebih dari 200 cm di seluruh wilayah dan bahkan ada yang mencapai 300 cm. Gunung-gunugn dapat pula mengurangi efek penyesuaian kondisi laut terhadap suhu seperti yang terjadi di pedalaman barat laut Pasifik. Beberapa perbedaan paling besar dalam suhu dan curah hujan terdapat di tepi barat dan tepi timur. Kegersangan di bagian tengah dan utara barat pedalaman sebagian besar disebabkan oleh efek hambatan dari deretan pegunungan yang memanjang dari utara ke selatan di wilayah Barat.
Di sebelah timur Pegunungan Rocky, efek topografis terhadap curah hujan akhirnya hilang karena bagian timur pegunungan lebih rendah sehingga hambatan terhadap udara yang bergerak juga lebih kecil dan sebagian karena cuaca di pedalaman merupakan hasil tabrakan antara dua buah massa udara yang tidak terhambat, yang satu mengalir ke utara dari Teluk Mexico dan yang lainnya mengalir ke arah selatan ke luar Kanada. Pertemuan dua massa udara ini sering menimbulkan cuaca ekstrem seperti badai tornado di kawasan tersebut. 
Cuaca di Amerika sangat dipengaruhi oleh tabrakan dua massa udara dari daratan kutub (sifat dingin, kering dan stabil) dengan massa udara laut tropis (hangat, lembab dan labil). Massa udara kutub bergerak ke selatan di musim dingin sedangkan massa udara hangat bergerak ke utara pada musim panas. Interaksi dari kendali-kendali iklim ini menciptakan sebuah pola regionalisasi iklim. DI timur, unsur utama dalam variasi iklim adalah suhu, di barat adalah curah hujan. Di timur, pembagian kawasan-kawasan iklim secara garis besar berdasarkan pada lamanya musim bercocok tanam. Di barat, curah hujan tahunan rata-rata adalah kunci meskipun suhu yang sedang merupakan aspek penting lainnya dalam iklim laut di wilayah Pantai Barat. Di timur, semakin jauh ke utara umumnya daerah menjadi lebih kering, di barat semakin jauh ke utara maka semakin dingin. Di timur pengaruh penting pada variasi iklim adalah garis lintang sedangkan di barat adalah topografi.





Sumber dan Gambar:

diolah dari berbagai referensi

Garis Besar Iklim Amerika Serikat

Rocket

Rp250.000,-   Rocket SEKALI INSTALL DI BLOGSPOT RATUSAN PRODUK SIAP HASILKAN UANG Senjata Para Pebisnis Affiliate TAHUKAH ANDA BAHWA - Siapa...

Subscribe Our Newsletter